Welcome to our website !

Gedhang Ganteng: The House of Banana

By April 03, 2017

Gedhang Ganteng: The House of Banana


Sudah cukup lama saya tertarik mengunjungi café yang bernama nama Gedhang Ganteng ini. Dari segi nama sudah menarik perhatian dan bikin penasaran: Gedhang Ganteng yang dalam bahasa Jawa artinya Pisang Tampan.


Wah pisangnya diapain tuh kok jadi tampan??

Kebetulan saya juga penyuka buah pisang, terutama jika diolah menjadi pisang goreng. Nah saya pun jadi makin kepo Gedhang Ganteng mengolah buah pisang menjadi apa saja ya?
Rasa penasaran akhirnya terjawab ketika beberapa waktu yang lalu saya bersama teman-teman nongki-nongki cantik dan ganteng ke Gedhang Ganteng.

Dari Mahasiswa untuk Mahasiswa


Gedhang Ganteng: The House of Banana


Ide tentang Gedhang Ganteng berawal dari sebuah grup wasap bernama Ganteng yang beranggotakan para mahasiswa dari beberapa kampus di Malang. Dua pentolan grup wasap tersebut yaitu Mas Rofif dan Mas Husni memiliki ide untuk membuat café dengan menu utama pisang. Mas Rofif merupakan mahasiswa Polinema (Politeknik Negeri Malang) sedangkan mas Huni mahasiswa Universitas Machung.
Tanggal 24 Februari 2015 menjadi tanggal berdirinya Gedhang Ganteng. Pisang dipilih sebagai menu utama karena pada saat itu belum ada usaha kuliner Malang Raya yang mengangkat pisang sebagai menu utama mereka.







Selain membidik mahasiswa sebagai pangsa pasar utama, Gedhang Ganteng juga memberdayakan mahasiswa sebagai pekerja. Hingga kini total ada 19 orang pekerja yang semuanya masih berstatus mahasiswa dan mahasiswi. 19 orang pekerja ini dibagi menjadi 3 shift, mengingat jam operasional Gedhang Ganteng yang setiap hari mulai dari pukul 10.30 hingga 22.30 WIB. Para mahasiswa yang bekerja di Gedhang Ganteng tidak hanya bekerja namun mereka juga diberi kebebasan untuk mengerjakan tugas kuliah dan belajar tentang usaha kuliner.
Di sini saya sudah saluut dengan dua ownernya, sebagai mahasiswa mereka memiliki pemikiran yang kreatif dan kepedulian yang tinggi dengan memberdayakan sesama mahasiswa dalam mengembangkan usaha kuliner Gedhang Ganteng.
Tak hanya itu saja, bulan Maret kemarin owner Gedhang Ganteng berhasil meraih juara 2 dalam ajang tingkat nasional yaitu Wirausaha Mandiri, bener-bener keren yaa.

The House of Banana


Tidak berlebihan jika Gedhang Ganteng mengklaim sebagai The House of Banana karena menu-menu yang ditawarkan mayoritas serba pisang. Sebut saja Gedhang Semiran, pisang goreng yang diberi semir (cat) yang membuatnya terlihat ganteng dan makin enak di lidah. Tentu saja semirnya bukan semir rambut apalagi semir sepatu yaa, melainkan olesan kream dengan berbagai macam rasa seperti vanilla, green tea, strawberry, blueberry, tiramisu, red velvet, nutella, taro dan masih banyak lagi lainnya.


Gedhang Ganteng: The House of Banana


 

Menu serba pisang lainnya masih banyak kok, seperti Gedhang Kempit, Gedhang Bakar, Banana Boat. Nah saya kemarin selain memesan Gedhang Semiran juga memesan Banana Boat untuk Mas Aiman. Bentuknya yang unik dan penuh warna membuat Mas Aiman tertarik.
Jadi Banana Boat itu satu pisang utuh yang dilumuri coklat yang lumayan tebal trus dihiasi dengan berbagai macam topping beraneka rasa dan warna seperti choco crunch, marshmallow, froot loops, honey star, nut dan masih banyak lagi lainnya.





Selain itu ada juga menu olahan pisang yang berupa minuman seperti Banana Shake, Banana Delight, Freezing Banana dan Parfait. Dijamin deh saat melihat tampilan menu-menu tersebut Anda bakalan kagum dengan kreatifitas Gedhang Ganteng dalam mengangkat pamor buah pisang menjadi lebih ganteng dan kekinian.


Gedhang Ganteng: The House of Banana



Oh iya bagi Anda yang mungkin lagi baper laper berat, jangan kuatir karena Gedhang Ganteng juga tetap menyediakan menu-menu berat yang tidak berbahan baku pisang. Buat yang perutnya Indonesia banget which is belum merasa makan kalau belum makan nasi (kayak yang nulis) Anda bisa mencoba menu rice bowl dengan berbagai rasa saus: cheesy, blackpepper, barbeque, kare, dan sambal ijo.




Kuliner mahasiswa biasanya identik dengan mie, terutama pas tanggal tua. Oh itu mie instan ya wekekeke. Nah di Gedhang Ganteng juga menyediakan aneka olahan mie. Sebut saja mie suci, suju, sambal ijo, dan balado dengan tingkat kepedasanmulai dari level 1 sampai 3. Buat cemilan juga ada kentang goreng, olahan sayap ayam versi  Gedhang Ganteng yang juga tak kalah enak antara lain Chicken Wings kare, balado, cheesy, dan blackpapper.




Soal harga nggak perlu kuatir, karena segmen utama konsumen Gedhang Ganteng adalah para mahasiswa maka harganya pun ramah di kantong. Kisaran harga menu-menu di sini antara Rp.10K sampai 20K.



Gimana, Anda tertarik untuk mencoba sensasi menu serba pisang di Gedhang Ganteng? Cuuzz langsung aja ke TKP yaitu di Jl. Mayjend. Panjaitan No.174, Penanggungan, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65113. Kalau di kalangan warga Malang, lebih dikenal daerah Bethek. Lokasinya mudah dijangkau yaitu di sebelah utara Kampus Universitas Brawijaya yang nge-TOP itu.




You Might Also Like

21 komentar

  1. mie-mie annya juga enak mas. kekekekeke

    BalasHapus
  2. Malang selalu bikin ngiler deh kulinernya. Hihi. Ini hebat banget ya para mahasiswa bisa berani wirausaha gitu. Mereka juuga masak sendiri? Jadi kokinya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak kuliner di Malang lagi hot-hotnya, tiap bulan ada aja tempat kuliner baru.
      Iya mereka masak sendiri, resepnya pun kreasi coba-coba.

      Hapus
  3. Waa..klo pisangnya sudah diolah jadi makanan cakep2 gini mmng menggoda selera ya mas.. *aku ga begitu suka pisang..pisang yang langsung makan. Tapi klo dah direbus, goreng..ato dah di selipin ke roti, suka.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Naah, kudu nyobain ke GG Mbak. Pasti deh kalap he3

      Hapus
  4. Mie nya pedes lho. Hati hati. Tapi uenak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wiiih, aku suka pedes kok Mbak. Ntar kalo kepedesan tinggal nyruput banana shake aja.

      Hapus
  5. Ohhhh...., syukurlah masih ada makanan beratnya. Ta pikir cuman pisang-pisangan aja...
    kapan2 mampir ahhh.....
    ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eaaa pas baca pisang-pisangan kok aku agak gimana gitu ya Mas? :D

      Hapus
  6. paling suka sama rice bowl sambel ijonyaaaaa. Kalo pisang semirannya suka yang green tea almond. Kapan2 balik kesini lagi ah

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayo kapan kita rame-rame lagii pesta pisang :D

      Hapus
  7. Wow serba pisang, aku mauuuuuu :D
    Coba minta buka cabang di Depok pasti ngeksis :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ntar aku usulin ke ownernya yaa, kali aja habis dapat modal usaha mau buka cabang.

      Hapus
  8. Nah ini tempat nongkrong kesukaan, soalnya emang enaaak banget. Cobain yang Avocado Green Tea deh :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah blogger Malang juga Mbak? Salam kenal.

      Hapus
  9. Waaaah!!!!! Mauuu mauu banget kesiniiii xD ajak temen banyak ah! Makasih banyak dah share info pak ^_^

    BalasHapus
  10. Plis deh Wan, itu foto yang terakhir wajib disertakan ya
    Udah ngeces2 baca dari awal plus liatin foto2 olahan banana yg menggiurkan, lalu ditutup dengan penampakan di akhir itu rasanya semacam apa ya..... patah hatiiii :p

    BalasHapus
  11. huaha ini cafenya pisang berarti. unik unik ya ketika pisang bisa diolah seperti itu. enak banget pasti itu

    Salam kenal mas

    BalasHapus
  12. Gedhang Ganteng ini sepertinya menarik. Tapi dengar bahwa segmennya mahasiswa, kayaknya saya tunda dulu kemari, takut suasana cafenya jadi berisik..

    BalasHapus
  13. Kalau ke Malang, diajak ke sini yah. MAS...HEHE

    BalasHapus