UB Bikin Car Free Day Wujudkan Kampus Lestari

car free day universitas brawijaya

Kalau biasanya area kampus dipenuhi motor dan mobil yang lalu-lalang, suasana berbeda terlihat di lingkungan Universitas Brawijaya (UB) pada Jumat (22/5/2026). Untuk pertama kalinya, UB resmi menggelar Car Free Day (CFD) dari pukul 06.00 sampai 18.00 WIB sebagai langkah awal membangun budaya Green Campus yang lebih sehat, hijau, dan berkelanjutan.

Area sekitar Rektorat UB yang biasanya ramai kendaraan berubah jadi ruang terbuka penuh aktivitas. Mulai dari olahraga bersama, kampanye lingkungan, pameran inovasi mahasiswa, sampai edukasi soal sustainability. Bisa dibilang, kampus sehari itu berubah vibes jadi lebih fresh.

Bukan Sekadar CFD, tapi Awal Budaya Baru di Kampus

Rektor UB, Widodo, menjelaskan bahwa CFD ini bukan hanya acara seremonial atau formalitas tahunan. Menurutnya, kegiatan ini jadi pengingat bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

“Kalau tidak dimulai sekarang, kapan lagi?”

 

car free day universitas brawijaya


UB ingin mendorong perubahan yang lebih besar, mulai dari pengurangan emisi karbon, pengelolaan sampah yang lebih baik, pengembangan teknologi ramah lingkungan, sampai penguatan konsep circular economy di lingkungan kampus.

Artinya, tujuan utamanya bukan sekadar mengurangi kendaraan sehari dalam seminggu, tapi membangun kebiasaan baru yang lebih peduli lingkungan.

Ada Senam Bareng, Tanam Pohon Langka, sampai Mesin Penukar Botol Plastik

car free day universitas brawijaya


CFD perdana ini diisi banyak kegiatan yang melibatkan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga mitra industri. Beberapa aktivitas yang cukup menarik perhatian antara lain:

  • Senam bersama
  • Deklarasi Green Campus
  • Penanaman pohon langka
  • Peluncuran Reverse Vending Machine (RVM)
  • Demonstrasi teknologi hijau
  • Kampanye sustainability

Salah satu yang cukup unik adalah Reverse Vending Machine, mesin yang memungkinkan mahasiswa dan sivitas akademika menukarkan botol plastik bekas untuk mendapatkan poin insentif. Konsepnya sederhana: sampah plastik tidak langsung dibuang, tapi dipilah dan punya nilai.

Cara seperti ini diharapkan bisa membangun kebiasaan memilah sampah sejak dini.

UB Dapat Donasi 63 Pohon Langka, Ada Baobab Berusia Lebih dari 100 Tahun

Dalam rangkaian kegiatan yang sama, UB menerima donasi 63 pohon langka dari keluarga Irjen Pol. (Purn.) Drs. Bambang Widaryatmo. Total ada 15 jenis tanaman, termasuk pohon baobab dan ficus yang usianya bahkan lebih dari satu abad.

car free day universitas brawijaya

Pohon-pohon ini nantinya bukan cuma jadi penghijauan kampus, tapi juga dimanfaatkan untuk konservasi, penelitian, hingga edukasi biodiversitas.

Jadi selain bikin kampus makin rindang, keberadaannya juga punya nilai ilmiah.

Mahasiswa Pamer Inovasi AI dan Gokart Listrik

Selain isu lingkungan, CFD perdana UB juga jadi panggung buat menunjukkan inovasi mahasiswa.

Salah satunya datang dari Ameka Spectra, teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dikembangkan tim Center of Excellence (CoE) BioAI FTAB UB. Alat ini mampu memprediksi kandungan unsur hara tanah seperti NPK hanya lewat analisis spektrum warna tanah.

Kalau dikembangkan lebih luas, teknologi seperti ini berpotensi membantu efisiensi penggunaan pupuk dan mendukung pertanian berkelanjutan.

Tidak kalah menarik, tim Elektro Formula Brawijaya turut memamerkan gokart listrik karya mahasiswa yang sebelumnya berhasil meraih juara tiga kompetisi nasional. Kendaraan ini menjadi simbol pengembangan teknologi ramah lingkungan sekaligus upaya mengurangi emisi dari kendaraan konvensional.

Green Campus UB Baru Dimulai, CFD Direncanakan Jadi Agenda Rutin

Program CFD ini menjadi bagian dari gerakan UB Green Campus yang mulai dikembangkan sejak awal 2026 di bawah koordinasi UPT Green Campus UB. Ketua UPT Green Campus sekaligus ketua pelaksana CFD, Sri Suhartini, menyebut CFD dipilih karena paling dekat dengan kehidupan sehari-hari warga kampus dan efektif membangun keterlibatan komunitas.

Ke depan, CFD di UB direncanakan menjadi agenda rutin setiap Jumat, dengan evaluasi setiap dua bulan sekali. Target jangka panjangnya cukup ambisius: mendukung transformasi UB menuju kampus lestari dan net zero emission campus.

car free day universitas brawijaya

car free day universitas brawijaya

car free day universitas brawijaya


Gerakan ini memang dimulai dari hal sederhana. Tapi kalau konsisten dilakukan, bukan tidak mungkin budaya kampus yang lebih hijau dan sehat benar-benar terbentuk.

Pertanyaannya sekarang: kalau CFD rutin tiap Jumat, mahasiswa tim “masuk kampus naik motor mepet jam kuliah” siap adaptasi nggak? 😄


car free day universitas brawijaya


Tidak ada komentar